.

Pengelolaan TPSA

 PENGELOLAAN PERSAMPAHAN KABUPATEN BANYUWANGI



I.       TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA)

1.      Nama                            : TPA Kabupaten Banyuwangi
2.      Lokasi                           :
      Kelurahan                      : Bulusan
      Kecamatan                    : Kalipuro
      Kabupaten                     : Banyuwangi
3.      Instansi Pengelolaan      : Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kab. Banyuwangi
4.      Status Lahan                 : Aset Pemerintah Kota Banyuwangi
5.      Luas Lahan                   : 1,5 Ha
6.      Jarak Pusat Kota           : 8 Km
7.      Batas-batas Lokasi        :
       ·         Sebelah Utara        : Lahan kosong
       ·         Sebelah Selatan     : Lahan Kosong
       ·         Sebelah Timur       : Pemukiman Warga
       ·         Sebelah Barat        : Pemukiman Warga
8.      Metode Operasional      : Controlled Landfill
9.      Volume sampah            : ±125-130 m3 /hari


Pada Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) Bulusan dilakukan kegiatan penanganan sampah dengan cara ditimbun dan di urug untuk meminimalisir dampak negatif pada lingkungan yang ditimbulkan oleh sampah.Sampah tersebut berasal dari pemukiman, pasar, taman, drainase, terminal, rumah sakit dan pembilas jalan. Pengelolaan akhir sampah dibulusan menggunakan sistem controlled landfill yaitu sistem penimbunan sampah secara berlapis–lapis, lalu sampah ditutup dengan tanah urug secara bertahap setelah sampah selesai diletakkan di area penimbunan. Hal ini untuk mencegah timbulnya bau, lalat dan berkembangnya faktor penyakit.Pada TPABulusan juga di lengkapi dengan sistem perpipaan gas metan, sistem pengolaan lindi, rumah kompos, penambangan sampah dan instalasi pembuatan BBM dari plastik.
                                            
II.    PRASARANA FISIK DAN PERALATAN


1.      Pintu Gerbang
            Pintu gerbang TPAdilengkapi dengan gapura dan pintu yang memiliki lebar 6 m dan tinggi 2,5 m. Fasilitas ini befungsi sebagai pintu akses utama keluar masuknya kendaraan pengangkut sampah.

2.      Pos Jaga
            Pos jaga berfungsi sebagai ruang jaga satpamdalam mengawasi keluar masuknya kendaraan pengangkut sampah, sekaligus mengindentifikasi dan mencatat indentitas pengemudi serta jeniskendaraan pengangkut sampah.

3.      Jalan Utama
            Jalan akses utama yang berada ditengah TPAini berfungsi untuk menghubungkan TPA dengan jalan umum.

4.      Jalan Kerja
            Jalan kerja ini sebagai penghubung yang menghubungkan satu fasilitas dengan fasilitas lain dalam komplek TPA, yang juga merupakan jalan operasi/jalan kerja yangdigunakankendaraan pengangkut menuju zona atau titik pembongkaran sampah.

5.      Kantor TPA
            Bangunan yang berfungsi sebagai ruang kerjadalam mengatur pengendalian operasi dan perencanaan kegiatan TPA.

6.      Rest Area
            Merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana untuk bersantai/istirahat para tamu/pengunjung TPA.

7.      Gudang Peralatan Kebersihan
            Berfungsi sebagai gudang peralatan yang dipakai dalam kegiatan operasional pengelolaan TPA.

8.      Rumah Kompos Dan Penambangan sampah
            Berfungsi sebagai tempat pengelolaan sampah dan pengayakan sampah Organik dan Anorganik yang terdiri dari 1(satu) alat mesin pencacah dan 1 (satu) alat pengayakan manual.

9.      Garasi Alat Berat
            Selain berfungsi sebagai tempat parkir kendaraan oprasional pengangkutan sampah, juga berfungsi sebagai tempat persiapan dan perawatan ringan kendaraan sebelum dioperasikan.

10.  Lahan Pembibitan Tanaman
            Lahan yang dikelola oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Banyuwangi ini bertujuan untuk menyediakan bibit-bibit tanaman bagi kegiatan penghijauan Kota Banyuwangi, yang sekaligus juga berfungsi untuk mengurangi dampak polusi udara yang ada di TPA Bulusan.

11.  Kamar Mandi/Toilet
      Sebagai penunjang untuk melengkapi sarana dan prasarana di TPA.

12.  Perpustakaan
      Berfungsi sebagai penunjang dan wisata edukasi di TPA Bulusan.

13.  Zona Pengumpulan Sampah
            Merupakan tempat pengumpulan sampah dimana dilaksanakan penanganan sampah dengan menggunakan metode controlledlandfill.

14.  Sumur Pantau
            Diperlukan untuk mengontrol ada dan tidaknya pencemaran terhadap air tanah yang di akibatkan oleh air lindi yang ada diTPA Bulusan.

15.  Kolam Lindi
            Kolam lindi berfungsi untuk menampung rembesan air dari sampah sebelum dibuang ke badan air agar tidak mencemari badan air.

 

Data Alat Berat TPA tahun 2013

No

Alat Berat

Jumlah

Merk

Tahun

1

Excavator

1 Unit

Hitachi

2011

2

Wheel Loader

1 Unit

Hitachi

2011

3

Buldoser

1 Unit

Baratha

1992



III.        DATA SAMPAH KOTA BANYUWANGI TAHUN   2013-2014
Ø  Total Timbunan Sampah kota tahun 2013-2014 : ± 1.392,40 m³/hari =±41.772 m³/bulan

Ø  Jumlah sampah yang terangkut tahun 2013-2014:±125m³/hari = ± 3.750 m³/bulan

 

No

PENANGANAN

VOLUME (m³/bulan)

PROSENTASE

(dari total timbunan)

A

Diangkat ke TPA

3750

9

B

Diolah :

 

Kompos (organik)

8290

19,85

 

Di daur Ulang

21139

50

C

Tidak terangkut

8834,78

21,15

 


IV.       UPAYA DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KABUPATEN
         BANYUWANGI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH



1.       Pemilahan Sampah di TPS dan DEPO

Kegiatan pemilahan sampah di TPS bertujuan untuk mengurangi volume sampah anorganik yang masuk ke TPA (Tempat PemrosesanAkhir) dengan memilah sampah yang masih bisa didaur ulang, digunakan kembali dan dimaanfaatkan kembali.

 

Tabel dan Diagram. Pemilahan Sampah di TPS Tahun 2012

Bulan

Organik
(Kg)

Anorganik (Kg)

Januari

4,224

540

Pebruari

9,096

543,5

Maret

13,328

546

April

13,416

540

Mei

14,130

401

Juni

10,752

339

Juli

10,790

153

Agustus

7,280

196

September

11,393

168

Oktober

11,088

159

Nopember

11,468

19

Desember

12,192

268